Archive for the ‘Sains’ Category

TNA, Material Genetik Paling Primitif

NatureIlustrasi  – TNA (Therose Nucleic Acid)

ARIZONA, TI – Konsep kekinian biologi mengenal Asam Deoksiribonukleat (DNA) dan Asam Ribonukleat (RNA). Keduanya dianggap sebagai molekul dasar kehidupan atau material genetik dimana DNA mengendalikan kegiatan biologis dan pewarisan sifat sementara RNA berperan dalam sintesis protein. Continue reading

Advertisements

Tanaman Ini Pemakan Cacing

Philcoxia minensis

BRASILIA, TI — Tanaman genus Philcoxia, salah satunya Philcoxia minensis, merupakan salah satu tanaman paling unik. Pakar tumbuhan dari State University of Campinas di Brasilia, Rafael Olivera, menemukan bahwa tanaman ini memiliki daun yang tumbuh di dalam tanah serta memakan cacing. Continue reading

BBC Indonesia Ulat GM memproduksi sutra dengan kualitas seperti jaring laba-laba Ilmuwan Amerika Serikat menciptakan ulat sutra yang telah dimodifikasi secara genetik untuk menghasilkan sutra berkualitas super. Dalam jurnal ilmu pengetahuan PNAS, para ilmuan dari Universitas Wyoming mengatakan tujuan mereka adalah memproduksi sutra dari ulat dengan hasil yang sama kuat dengan jaring laba-laba. Sutra laba-laba memiliki kualitas unggul karena jauh lebih kuat dari besi. Dalam komik, tokoh Spider-Man menggunakan jaring sutra laba-laba untuk menjerat penjahat dan melompat dari gedung-gedung pencakar langit di kota. Para peneliti telah berusaha mereproduksi sutra seperti itu selama puluhan tahun karena menternakkan laba-laba secara komersial tidak memungkinkan. Laba-laba tidak bisa memproduksi cukup jaring untuk kepentingan produksi, selain itu mereka juga cenderung kanibal jika berada di satu tempat bersama-sama. Sebaliknya, ulat sutra mudah diternakkan dan dapat memproduksi sutra dalam jumlah besar, namun kualitas bahan yang dihasilkan tergolong rentan. Selama bertahun-tahun, para peneliti berusaha mengawinkan kualitas-kualitas unggul dari kedua serangga ini dengan mentransplantasi gen laba-laba ke ulat. Namun ulat sutra hasil modifikasi genetik itu masih belum mampu menghasilkan cukup sutra laba-laba hingga saat ini. Ulat yang dinamakan GM itu, diciptakan oleh tim pimpinan Professor Don Jarvis dari Universitas Wyoming dan mampu memproduksi sutra laba-laba dalam jumlah besar. Mengomentari hasil penelitian ini, Dr Christopher Holland dari Universitas Oxford mengatakan temuan itu mewakili langkah menuju produksi komersial sutra super. “Intinya, hasil penelitian ini menunjukkan mereka mampu mengambil satu komponen dari sutra laba-laba dan membuat ulat sutra menenunnya menjadi serat bersama-sama dengan sutra alami mereka,” kata Holland. Sutra super ini bisa digunakan untuk memproduksi benang jahit operasi yang lebih kuat atau bahan implan. Namun sutra laba-laba GM juga bisa digunakan sebagai pengganti ramah lingkungan untuk plastik. Ada kekhawatiran mengenai bahaya lingkungan jika ulat GM lepas ke alam bebas, tapi menurut Professor Guy Poppy dari Universitas Southampton, ulat tersebut tidak berbahaya terhadap lingkungan. Sumber :BBC Indonesia Share 21

Ulat GM memproduksi sutra dengan kualitas seperti jaring laba-laba

Ilmuwan Amerika Serikat menciptakan ulat sutra yang telah dimodifikasi secara genetik untuk menghasilkan sutra berkualitas super. Continue reading

Ilmuwan Jepang Ciptakan Tikus Berkicau

Tikus hasil rekayasa genetika yang bisa berkicau.

OSAKA, TI.  Ilmuwan asal Jepang berhasil menciptakan tikus yang bisa bersiul lewat rekayasa genetika. Tikus ini diciptakan lewat Evolve Mouse Project yang bertujuan untuk mempelajari evolusi bahasa manusia.

“Mutasi adalah pemicu evolusi. Kami telah menyilangkan tikus yang direkayasa genetika selama beberapa generasi untuk melihat apa yang akan terjadi,” kata Arikuni Uchimura, pimpinan riset. Continue reading

9 Penemuan-Penemuan Oleh Ilmuwan Muslim

Kehidupan modern tak lepas dari penemuan-penemuan ilmuwan muslim. Proyek 1001 kembali mengingatkan sejarah 1000 tahun warisan muslim yang terlupakan.
https://i0.wp.com/rol.republika.co.id/images/news/2009/03/20090327134745.jpg
“Ada sebuah lubang dalam ilmu pengetahuan manusia, melompat dari zaman Renaisans langsung kepada Yunani,” ujar Chairman Yayasan Sains, Teknologi dan Peradaban Profesor Salim al-Hassani pemimpin 1001 Penemuan. Continue reading

Ilmuwan Temukan Terompet Malaikat Israfil?

Dengan sebuah peralatan canggih, ilmuwan membuat kesimpulan yang mencengangkan mengenai alam semesta. Benarkah mereka juga menemukan sangkakala Malaikat Israfil?

Temuan itu dicapai sekitar beberapa tahun lalu, dalam sebuah observasi yang dipimpin oleh Profesor Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman. Mereka hendak mencari tahu, seperti apa sebenarnya bentuk alam semesta ini. Continue reading

Missing Link Teori Evolusi Darwin

Nama Charles Darwin tidak asing lagi bagi telinga kita. Dalam Origin of Species-nya tahun 1859 yang sangat populer merombak pemikiran dunia tsb. Semua kehidupan di muka bumi di jejak ulang baik itu primata, mamalia, vertebrata hingga ke bentuk kehidupan paling sederhana yang di asumsikan sudah ada milyaran tahun lalu. Continue reading

%d bloggers like this: